Monday, June 28, 2010

Sebuah Perjalanan Panjang, Bagian Pertama

BAGIAN PERTAMA

Hari ini, Sabtu malam minggu....
Aku masih terdiam, tak mampu berkata-kata saat menerima berita itu, Ia telah memutuskan hubungan yang selama ini ada diantara kami tanpa suatu penjelasan apapun....

Akupun masih tak beranjak dari kursi di kafe ini sejak aku datang pukul 21.00, Disini ditempat ini adalah tempat kesukaanku, sebuah kafe yang terletak di Albert Court tak jauh dari apartemenku dimana aku tinggal...

Aku memang melakukan LDR dengannya selama satu tahun ini... ia bekerja di suatu perusahaan Farmasi, seorang Apoteker di Jakarta... Nia Wardhani itulah namanya, sedangkan aku telah bekerja untuk mencari makan dan masa depan di negara orang selama 3 tahun ini sebagai Investment Consultan......

Memang kuakui tak banyak waktu yang dapat kuberikan padanya selama ini...
hanya aku tidak menyangka bahwa ia telah mengambil keputusan secepat itu tanpa aku tahu sebabnya....tak ada penjelasan apapun yang dapat kuterima..

Ku telah mencoba menghubungi beberapa kali melalu telepon tetapi HPnya tidak diangkat-angkat, begitu pula melalui sms maupun Emailku pun tak dijawab olehnya.... aku ingin mengetahui mengapa ia berbuat begitu padaku...tanpa pemberitahuan..

Padahal Ketika aku berada di Jakarta sebulan yang lalu, hubunganku dengannya selama aku rasa baik-baik saja tidak ada gelagat buruk sedikitpun dan kamipun telah bersepakat untuk berencana siap melangsungkan pernikahan satu tahun lagi, setelah masa kontrak kerja selesai dan untuk itu aku berencana bekerja di Jakarta pada tahun depan....
Dan kini aku belum dapat kembali setelah mengambil cuti bulan lalu....

Aku masih mencoba mengutak-atik notebook yang ada didepanku sambil sesekali meminum teh yang telah ada sejak tadi di mejaku....tehku pun sudah terasa dingin sedingin hatiku...

Setelah duduk sambil merenung, entah sudah berapa lamanya waktu yang kuhabiskan untuk duduk disini, aku disapa oleh seorang teman lelaki yang tinggal tidak berjauhan dengan apartemenku...

"Ron, How are you... Why you look sad here"... Prakash said to me...

Akupun mencoba membalas sapaannya " Fine... please sit here with me"...

Kemudian Ia duduk sambil memesan makanan, Kamipun mulai bercakap-cakap bicara sana-sini, datangnya dia membuat aku agak sedikit dapat menghilangkan rasa gundah gulanaku yang sebenarnya sedang melanda dalam diriku....
Prakash memang seorang teman yang baik, ia seorang yang humoris, tinggal pada komplek apartemen yang sama denganku tetapi berbeda tower... orangtuanya serta istri serta anaknya tinggal di negeri jiran Malaysia, ia juga pandai berbahasa melayu...
Akupun kadang-kadang berbicara dengannya ataupun dengan keluarganya apabila datang ke kemari menggunakan bahasa melayu ...Ia telah mempunyai seorang istri dan dua orang anak yang tinggal di Malaysia.....

Waktu terus berjalan, kulihat jam yang ada di tanganku telah menunjukkan pukul 24.15, kami pun segera pulang setelah sebelumnya membereskan notebookku dan memasukkannya kedalam tas...
Kami berjalan bersama melalui Selegie Road kemudian menuju apartment kami yang terletak di kawasan Litle India...

Hari Minggu pagi ku mencoba menghubungi Nia kembali, rupanya HPnya aku sudah tidak diaktipkan kembali, akupun berfikir bagaimana cara menghubunginya untuk mengetahui apa yang terjadi dengannya... aku mencoba menghubungi keluargaku yang ada di jakarta untuk mencari tahu keberadaannya...akupun meminta tolong adikku mencarinya di Apartemen Kemayoran dimana selam ini ia tinggal...

Setelah sore hari akupun mendapatkan berita dari adikku bahwa ia telah pergi kekota tempat orangtuanya tinggal di salah satu propinsi di Kalimantan,
Keberangkatannya pada saat pagi tadi dengan menggunakan pesawat pertama... dan kutahu akhirnya bahwa ia tidak memperpanjang kembali sewa apartemennya...

Aku berpikir bahwa kesalahanku selama ini aku tidak banyak bertanya siapa keluarganya dan dimana orangtuanya tinggal yang kutahu hanyalah adalah kota dimana orangtuanya saja berada ...Memang bodohnya aku selama ini kurang memperhatikannya dan keluarganya..
Akupun terpikir untuk segera mencarinya/ atau menyusulnya, tetapi hal itu adalah suatu hal yang tidak mungkin kulakukan untuk saat ini, dengan meninggalkan pekerjaan untuk mencarinya bukan karena aku tidak mencintainya tetapi banyak hal yang aku harus pertimbangkan apalagi mengenai pekerjaan, karena aku telah terikat kontrak pada perusahaan dimana aku bekerja
Dan dimana aku harus mencarinya????

Beberapa malam aku masih tak dapat tidur dengan nyenyak.
aku masih tetap memikirkannya....
Pada pekerjaanku pikiranku terhadapnya membuat aku agak sedikit terganggu karenanya, aku masih tetap berusaha menghubungi dimana tempat ia bekerja dan aku sekarang telah mengetahui bahwa ia telah mengajukan resign pada hari jum'at dengan alasan yang tak disebutkan pada perusahaan dimana ia bekerja, aku benar-benar merasa kehilangannya dan aku bertekad setelah masa kontrak kerjaku selesai dalam tahun ini maka aku akan berhenti bekerja untuk mencarinya....

Seminggu telah berlalu... aku berjalan di pertokoan yang ada berjejer rapi di Orchad Road, aku mampir ketempat kedai Old Chang Kie yang ada dan membeli beberapa cumi-cumi kesukaanku dan tak lupa memesan minumannya 1 cup coca cola, kemudian aku mencari tempat duduk yang kosong yang terletak di pinggiran Orchad Road... enak memang duduk-duduk di sepanjang orchad road, daerah yang bersih, surga bagi orang-orang yang ingin berbelanja....

sambil makan-makan kecil yang telah kubeli, akupun melihat orang yang lalu lalang dari berbagai negara dengan segala kesibukannya berbelanja , berphoto-photo dan lain-lain......

Aku pun jadi teringat akan Nia... ketika kami pertama kali berkenalan di sini persis di depan Gedung pencakar langit itu...
Satu tahun yang lalu aku mengenalnya ketika ia sedang datang melancong ke kota ini dalam rangka mengisi liburan bersama teman-teman sekantornya,
Pada saat itu ketika aku asyik berjalan sambil membaca novel Sydney Sheldon dari arah Kedai Old Chang Kie menuju tempat duduk dimana kini aku berada ..... ia dan teman-temannya sedang berphoto-photo bersama di depan air mancur yang terletak di sekitar depan pertokoan itu kemudian mereka berjalan dengan cerianya mencari lokasi-lokasi yang indah untuk berphoto kembali setelah selesai berphoto mereka duduk-duduk di tempat duduk yang ada disekitarku, tanpa sengaja kami bertatapan dan saling memberikan senyum, sebuah senyuman yang manis...yang tak dapat kulupakan sampai saat ini..

Karena tempat duduk yang ada dua buah, dua orang temannya duduk disatu kursi sedangkan ia duduk disampingku.... sambil berkata "Excuse me, may I sit Down Here??"... Akupun Menjawab "Please" sambil mempersilahkannya duduk, dan kulanjutkan kembali keasyikanku membaca novel sambil menggeserkan dan menyingkirkan minumanku ke dekatku.... akupun sedikit berbasa-basi "Where did you came From??"... Ia lantas menjawab "I From Jakarta Indonesia"... Oooh Indonesia....kataku aku juga orang Indonesia lanjutku...

Wah kupikir ia tadi orang Thailand atau orang Malaysia, rupanya orang Indonesia... senang juga ketemu orang satu negara di negara orang, kemudian kami pun saling berkenalan dan terlibat pembicaraan yang menyenangkan, ia memberi tahu dimana ia selama ini menginap, di sebuah hotel yang berada dekat orchad Road "Grand Central Hotel"...

Setelah istirahat sekitar kurang lebih 20 menit merekapun membereskan tas-tas belanjaannya dan menyapaku "permisi ya" kemudian mereka segera beranjak kembali ke hotel dimana mereka menginap....
Sekitar 10 menit setelah mereka pergi, akupun telah selesai membaca novel yang dari tadi kubaca akupun akan pergi kembali ke apartementku, tanpa sengaja terlihat olehku ada dompet dibawah sebelah kakiku, kemudian kuambil dan kuperhatikan "wah dompet milik wanita tadi yang duduk disampingku" Pikirku,
Akupun berkata dalam hati, "Wah ini harus kukembalikan, untung saja ia memberitahu di hotel mana ia menginap, bila tidak maka aku harus memposkan dompet ini kealamat yang ada di Jakarta nih" ....

Akupun bergegas berjalan menuju hotel tersebut.... aku segera ke Lobby hotel dan kutanyakan pada seseorang yang ada di informasi apakah ada rombongan orang Indonesia dengan nama ini menginap di hotel ini,
Setelah mengecek dan menelpon ke kamar hotelnya dan persetujuan dari penginap, dan memberitahukan maksud dari kedatanganku, Petugas informasi itupun memberitahukan nomor kamar hotelnya.

Rupanya salah satu temannya yang ada dikamar tersebut memberitahukan petugas hotel itu bahwa bahwa Nia bersama temannya  yang lain (Natasha) memang sedang turun ke Lift untuk kembali ketempat duduk saat kami bertemu untuk mencari dompet tersebut.

Di Lift, ketika aku mau masuk ke Lift, kami berpapasan "Hey Koq ada disini" Katanya, dengan wajah terkejut
Akupun menjawab "Iya ini aku memang mau ketemu kamu, Ini Dompetmu tadi ketinggalan di bawah kursi saat kita bertemu tadi", kemudian ia mengucapkan terima kasih dan mempersilahkan aku untuk duduk di lobby Hotel dan mengajak ngobrol" itulah saat kenangan saat pertama kali kami bertemu....

"Duuuooor"" Aku terkejut dan membuat lamunanku menjadi buyar rupanya ada mobil bis penumpang yang mengalami pecah ban di seberang jalan dimana aku duduk............

No comments:

Post a Comment