Tuesday, June 22, 2010

Untuk Sebuah Nama, Bagian Terakhir

Tiga puluh tahun kemudian Setelah Meninggalkan sekolah dasar.....

          Aku masih termenung sendiri....melihat benar atau tidaknya itu adalah dia, apa aku memang sedang bermimpi....tidak deh rasanya....Eeeh kulihat layar komputerku...Permintaanku berteman dengannya telah di Approve olehnya... dan dia menjawab salamku melalui Message Box ....

        "Walaikum salam.... Bener aku pernah sekolah Di Bandung, maaf yaa kalau lupa, Ini Toni yang mana yaa pernah sekolah di Bandung juga???"

          Hari itu merupakan hari pertama aku melakukan hubungan kembali dengannya setelah bertahun-tahun tidak pernah mengadakan kontak baik melalui surat, telepon atau lain-lain.

          Dalam hati akupun berkata "Wah bener dianya nich... " rasa senang hadir dihatiku

          Setelah saat itu Akupun beberapa kali mengadakan chatting dan mulai mencoba mengingatkannya siapa aku...dan ia rupanya masih ingat-ingat lupa mengenaiku..

          Hari-hari pun berlalu tak terasa.....

         Pada suatu hari ia bertemu dengan saudaraku dimana aku pernah tinggal ketika pada saat SD dahulu, mungkin ia bercerita tentang aku kepadanya, dan ia akhirnya ingat sesuatu tentangku...

          Hari-hari pun kulalui, aku mulai sering mengadakan kontak dengannya, kami pun saling memberi nomor telepon, dan saling memberi kabar, bercanda baik melalui chatting maupun FB maupun melalui SMS... Mulai saat itu akupun rajin membuka FB maupun SMS.

           Tanpa kehadirannya rasanya sepi ini FB padahal banyak temen-temen lainnya yang sering berceloteh, dia dapat memberiku semangat, melihat gayanya yang suka diphoto dengan berbagai macam model, mengingatkan aku saat-saat masa kecilnya dahulu, dimana ia adalah seorang anak dengan kulit sedikit sawo mateng yang lincah.

           Dari saat itu aku banyak mengetahui tentangnya bahwa ia telah menikah dan mempunyai dua orang putra, akupun merasa senang dapat berhubungan lagi dengan seorang teman lama, teman sejak kecil... waktu memang telah memisahkan tetapi nama itu selalu tetap ada, seperti apa katanya bahwa "Sahabat seperti bintang, walaupun jauh tidak untuk dimiliki tetapi dapat dirasa kehadirannya selalu ada didalam hati.... itulah arti dari seorang sahabat .....selamanya...

            Beberapa bulan telah lewat kurang lebih empat bulanan sejak kami saling mengontak,
Pada bulan itu ia pun berulang tahun, maka kuucapkan selamat ulang tahun baik melalui SMS maupun FBku, sebenarnya aku ingin sekali memberinya hadiah ulang tahun, tapi bagaimana caranya aku takut kalau terjadi apa-apa dengannya, akupun belum mengetahui dimana rumahnya, yang hanya kutahu bahwa ia tinggal salah satu Perumahan di Ibukota, letak persisnya aku tidak tahu, dan akupun takut tidak ingin timbul masalah dikemudian hari antara persahabatanku dengannya....

           Beberapa minggu setelah ia berulang tahun ia bersama keluarga pergi keluar pulau, dimana tempat tinggal orangtuanya berada untuk bersilaturahmi, tempat dimana ia bersekolah SD dahulu....

           Sambil bersilahturahmi disana ia akan mengadakan pertemuan antara teman-teman kami seangkatan saat SD dahulu. Ia pun berharap agar aku dapat menghadiri pertemuan tersebut, akhirnya ia berhasil mengumpulkan banyak teman-teman kami SD dahulu, ia memang pandai bersosialisasi dan berhasil mengadakan reuni di rumahnya dan aku merasa bangga punya teman seperti dia mau berkorban demi sebuah persahabatan..biar aku lelaki belum tentu aku sanggup melakukan itu semua...

           Pada saat yang sama akkupun berada di kota itu, akupun pulang kampung juga ketempat orangtuaku tinggal... akupun sebenarnya berniat ingin ikut serta dalam acara itu, namun karena adanya beberapa kegiatan waktuku sangat terbatas, Aku sempat berhenti sebentar didepan rumah orangtuanya saat acara pertemuan dilaksanakan.. akan tetapi kuurungkan saja niatku itu... aku belum sanggup bertemu dengannya setelah puluhan tahun tidak pernah bertemu walaupun aku tahu ini akan dapat membuatnya kecewa....

            Setelah sehari di kota orangtuaku akupun kembali ke Ibukota kemudian aku pergi kembali ketempat lain untuk berlibur bersama keluarga, karena aku jarang menikmati waktu libur bersama keluarga....

            Sebulan setelah bulan dimana ia berulang tahun, akupun berulang tahun. Pada saat subuh itu dihari ulangtahunku, setelah aku menjalankan sholat subuh pulang dari mesjid,  aku mendengar teleponku berdering, dalam hatikupun berkata siapa yah subuh-subuh begini sudah telepon, ketika kulihat teleponku ooohhh ada SMS masuk, pada saat kulihat SMS itu berasal darinya aku merasa sangat gembira, ia mengucapkan selamat ulang tahun pada saat orang lain belum mengucapkannya padaku di hari ulang tahunku. Kemudian akupun segera membalasnya, dan kamipun saling SMS untuk beberapa saat....

          Awal Desember aku ditugaskan diluar negeri dalam beberapa waktu, akupun tidak menghubunginya selama beberapa minggu, ada rasa ingin ketemu dengannya setelah pulang dari tugas ini, untuk itu kubawakan ia sedikit oleh-oleh untuknya, dalam ingatanku ini adalah hal yang pernah aku ingin berikan kepadanya tigapuluh tahun yang lalu pada saat perpisahan sekolah dasar dulu.....

         Ketika tugas-tugas kantor dapat sudah kuselesaikan dalam beberapa hari, akupun segera kembali ke negaraku, karena hal-hal tertentu aku tidak langsung datang kerumah maupun ke kantor, Dari Bandara aku langsung menuju ketempat Kepolisian Ibukota, karena pada saat aku berada di luar negeri aku mendapat telepon harus segera menghadap, karena ada sedikit masalah yang harus diselesaikan pada kantor ke kepolisian ini... Setelah bertemu dan membahas urusan yang ada di Kepolisian berakhir, akupun mencoba menghubunginya melalui telepon, untuk menanyakan alamatnya yang pasti agar aku dapat mengantar oleh-oleh ini dan dapat melihatnya secara langsung. Ini baru pertama kalinya aku mendengar suaranya dalam beberapa bulan pertemuanku kembali di Internet...suaranya baru kali ini kudengar kembali setelah puluhan tahun lama... masih terasa dialek daerahnya walaupun ia telah lama tinggal di Ibukota aku bilang aku ada membawakannya oleh-oleh... mula-mula ia ragu memberikan aku alamat, akupun coba untuk mengerti karena ia bukan seorang wanita yang bebas lagi ia adalah seorang istri orang ...kemudian ia memberikan aku sebuah alamat dan aku berjanji untuk memberikannya melalui kantor pos tanpa perlu memberitahukan pengirimnya.. aku sudah cukup merasa senang bahwa ia mau menerima pemberianku...

          Setelah itu hari demi hari kami saling bertegur sapa melalui internet maupun SMS, rasanya masih seperti kami kanak-kanak dulu... saling bercerita dan saling membagi pengalaman masing-masing... Aku berjanji padanya pada suatu saat akan kuperlihatkan photo saat ia SMA yang pernah diberikan padaku saat kami pernah akrab saling berkirim surat, dimana surat-surat sampai saat inipun masih kusimpan, ia sangat terkejut bahwa aku masih menyimpannya untuk waktu yang lama, kemudian ia meminta aku untuk membakar surat-surat itu..... Hahaha ... akupun tertawa geli melihat ia ketakutan begitu, aku dapat memperkirakan ekspresi wajahnya ketika aku ceritakan hal tersebut.

          Ada hal yang membuat aku merasa sedih saat anaknya mengalami sakit dan dirawat di rumah sakit, aku mengetahuinya melalui FB , tetapi aku tidak dapat berbuat apa2... ingin menjenguknya namun ada hal hal tertentu yang aku tidak dapat lakukan demi saling menjaga perasaan..

        Waktupun berjalan demikian cepatnya....tahun berganti

         Pada suatu hari di akhir bulan April, ada kesempatan untuk kami bertemu, kebetulan datang seorang sahabat SD kami yang lain sedang di Ibukota, kemudian ia merencanakan pertemuan dengan kami disuatu Mall di Ibukota... Hari itu mobilku ngadat, dalam pikiranku wah pertemuan pertamaku bakal batal nich...Aku ingat dengan kata-katanya yang ditulis di SMS ... "Pokoknya harus dateng".... mengingatkanku kata-kata pada saat kami masih kanak-kanak dahulu... akupun akhirnya menggunakan taksi untuk pergi ketempat yang kutuju... dan Tak lupa kubawakan sepotong coklat untuknya, kuminta bungkuskan rapi-rapi oleh pramuniaga...

         Didekat lift ia bersama teman lainnya telah menunggu...Kamipun bertegur sapa...Ketika bertemu dengannya terasa sesuatu yang tak biasa dihatiku.. kamipun berjalan bersama mencari tempat untuk makan sambil mengobrol, kupersilahkan ia mencari tempat karena aku sendiri tidak familiar di tempat ini... tak lupa aku menyuruh membuka tas miliknya dan kuselipkan coklat itu kedalam tasnya... tanpa sepengetahuan temanku yang lain... hihihi...kaya anak2 kecil aja....

         Setelah mendapatkan tempat kami duduk berdampingan ... didepanku ada teman yang lain...Itulah pertemuan yang pertama setelah puluhan tahun tidak bertemu....ada kehangatan diantara kami, walaupun sedikit malu-malu pembicaraan kami semakin mencair....kami saling bercerita kesana kemari.. tidak terasa waktu menunjukan jam 22.00 malam

         Setelah kami mengobrol kesana kemari kuantar dianya bersama temanku ke tempat suaminya yang telah menunggu... Oooh ini suaminya, Ganteng juga aku pikir sangat pantas dia memang menjadi suami dari temanku itu...menurut pandanganku ia seorang pria yang sangat bertanggung jawab terhadap keluarganya..

         Beberapa bulan kemudian aku berencana untuk pulang kerumah orangtuaku, akupun memberitahukannya, kutanya ia ingin dibawakan apa, ia menyebutkan beberapa barang, mudah-mudahan semoga aku dapat membawa untuknya.

         Setelah pulang dari kota dimana orangtuaku tinggal, Sesampainya di Airport ibukota aku membereskan barang-barang yang kubawa termasuk pesanan darinya, aku segera menuju mobilku yang kuparkir di tempat parkiran sejak subuh tadi sambil meneleponnya bahwa aku telah ada di airport, aku memang sengaja hanya sebentar saja mengunjungi orangtuaku karena kerinduanku pada orangtua, berangkat subuh dan pulang sore hari.

         Aku berkeinginan untuk memberikan sesuatu untuknya hanya untuk mengingatkan bahwa ia pernah memberiku sesuatu, Sambil mengendarai mobilku aku menuju rumahnya, tak beberapa lama aku sampai didepan rumahnya, kemudian sambil memutarkan mobilku kutelepon kembali dianya,... "tolong donk keluar takut salah rumahnya karena aku baru sekali itu kerumahnya".

         Setelah kuparkirkan mobil didepan rumahnya, akupun segera turun sambil membawa pesanannya...
Didepan pintu pagar, kuucapkan salam padanya "Assalamualikum....." "Walaikum Salam" jawabnya sambil membukakan pintu pagar, kulihat senyuman manis diwajahnya...diantara senyumannya ada sedikit perubahan di wajahnya... kuberpikir ada sesuatu yang telah terjadi dengannya, mungkin sesuatu yang menjadi pikirannya.... iapun mempersilahkan aku duduk di kursi teras depan rumahnya, akupun duduk dikursi itu, ia menawarkan aku mau minum, aku jawab "boleh juga", ia masuk kedalam rumah sambil kembali membawakan aku segelas air putih dingin... kemudian kami duduk sambil bercerita kulihat wajahnya sedikit tersipu malu... bagaimana tidak pada usia-usia sekarang duduk berdua seperti anak muda masih pacaran aja, akupun mengalami rasa yang sama dengannya,...kemudian kuperlihatkan photo yang pernah diberikannya padaku..pada saat sma dulu...."sini kembaliin photonya" katanya.....
Kubilang "nggak mau aah orang sudah dikasih mau diminta lagi.......qqqqqqq"...lihat senyumnya malu2...

          Rasanya koq aku merasa sudah biasa ada dirumah ini padahal aku baru sekali... kemari... setelah ngobrol beberapa saat aku baru mengetahui bahwa keluarganya baru saja mengalami musibah... ooh pantes wajahnya sedikit murung...

          Aku tidak ingin melihat ia terus bersedih, untuk itu kupercepat aku pulang menuju kerumahku........Akupun segera pamit kepadanya dan mengingatkan supaya ia tetap tabah menerima cobaan yang datangnya dari Allah, sambil berjalan menuju pagar rumahnya kuelus rambutnya yang halus.... dan kuberkata "kuatin hatimu yaa" dan kemudian kuucapkan salam... dan iapun menjawab salam sambil menutup kembali pintu pagarnya...

           Akupun segera menghidupkan mobilku dan mobil berjalan perlahan mulai menjauhi rumahnya, sambil mengendarai mobil kuhidupkan radio mobilku dan kucari frekwensi sebuah station Radio kalau tidak salah ini female radio... terdengar sebuah lagu yang dibawakan penyanyi lama Ebiet G Ade....

"Mengapa jiwaku meski bergetar sedang musikpun manis kudengar...  mungkin karena kulihat lagi  lentik bulu matamu, bibirmu ...dan rambutmu yang kau biarkan.. jatuh bergerai di keningmu makin mengajakku terpana    kau goreskan gita cinta...
Mengapa aku meski duduk disini sedang engkau tepat didepanku, mestinya aku berdiri berjalan kedepanmu kusapa   dan kunikmati wajahmu atau kuisyaratkan cinta... tapi semua tak kulakukan..... kata orang cinta meski berkorban...
Mengapa dadaku meski bergunjang bila kusebutkan namamu sedangkan kau diciptakan bukan untukku ..itu pasti.. tapi aku tak mau peduli... sebab cinta bukan mesti bersatu.. biar kucumbui bayanganmu dan kusandarkan harapanku"


sebuah lagu yang manis....

          Sambil memasuki jalan Tol kulihat lampu-lampu di Ibukota.....sambil melamun aku berfikir bahwa aku telah memenuhi janjiku sendiri yang pernah terbetik dihatiku untuk memberinya coklat dan memperlihatkan photo itu....janji tetap janji dan aku berhasil memenuhinya walau butuh waktu 30 tahun.... Tiba-tiba saja dari arah berlawanan ada sebuah mobil yang sedang melaju kencang menyorotkan lampu mobilnya kepadaku.,,aku tersentak kaget ,.,setir mobil kubanting kekiri dan mobil pun menabrak beton pemisah antara jalan tol dengan jalan biasa....kepala ku terantuk di setir mobil, setelah itu aku tidak ingat apa apa lagi...terasa sepi....tiba tiba aku merasa ada tangan menyentuh pundakku....dari arah belakang... sayup-sayup kudengar ada yang memanggilku: "Pa...Papa bangun udah jam lima sore nih ...ayo pulang"...
Akupun terbangun dan menoleh kesampingku rupanya ada istriku sedang mengoyang-ngoyangkan pundakku.... "Bangun pa sudah sore ntar Boss lihat dan ngomong ..."ini mau kerja apa tidur terus..." katanya,

           Yaah aku tersentak kaget karenanya, Eeeh benar aku rupanya sedang duduk di Depan Komputerku dan kepalaku terantuk diatas meja kerjaku ...jadi aku tadi sedang bermimpi.......

"Hayo sedang mimpiin siapa" kata istriku, "Itu yah yang ada dilayar komputer sambil menunjuk profile seseorang yang ada dilayarku........"

Jadi malu akunya dengan mukaku sedikit memerah.....

         Akupun berkata sambil merenggangkan tangan ku "Aaah Mama bikin papa terkejut aja ..lagi mimpi enak-enak koq dibangunin"....

Kulihat jam sudah mendekati pukul 17.00 Sore... akupun segera mematikan komputerku....

Hah mimpi..????  .mimpi.... kog rasanya seperti beneran aja...lama amat....







No comments:

Post a Comment